Apa itu call sheet? Isi dan checklist untuk hari syuting
This post is in Indonesian.

Jawaban singkat: Call sheet adalah lembar informasi resmi untuk satu hari syuting. Isinya mencakup tanggal, lokasi, call time tiap departemen, jadwal adegan, kontak penting, kebutuhan talent, cuaca, transportasi, konsumsi, keselamatan, dan instruksi khusus.
Call sheet menerjemahkan jadwal produksi menjadi instruksi harian. Dokumen ini tidak menggantikan rundown atau shot list; ia memastikan setiap orang tahu kapan, di mana, dan dengan kebutuhan apa harus hadir.
Isi minimum call sheet
- judul produksi, nomor hari syuting, tanggal, dan versi dokumen;
- alamat lengkap, pin lokasi, parkir, dan titik kumpul;
- general call serta call time khusus talent dan departemen;
- adegan yang dikerjakan, halaman naskah, lokasi, dan kebutuhan khusus;
- kontak produser, production manager, dan assistant director;
- cuaca, waktu matahari, rumah sakit terdekat, serta prosedur darurat;
- jadwal makan, transportasi, wardrobe, makeup, dan catatan alat.
Kapan call sheet dikirim?
Kirim setelah jadwal hari berikutnya disetujui dan cukup awal agar kru dapat menyiapkan perjalanan serta alat. Bila ada perubahan, gunakan nomor versi dan tandai perubahan paling penting. Jangan menyebarkan beberapa berkas dengan nama sama.
Checklist sebelum distribusi
Periksa zona waktu, hari dan tanggal, konsistensi alamat, nomor kontak, kebutuhan talent anak, akses listrik, kondisi cuaca, serta perubahan sejak production meeting. Informasi sensitif sebaiknya dibagikan hanya kepada penerima yang membutuhkannya.
Call sheet yang rapi dimulai dari brief produksi dan daftar kru yang sudah pasti. Setelah produksi, gunakan daftar yang sama untuk merapikan kredit film.